5 Kesalahan
Saat Mengolah Seafood

15 Mar 2019

Seafood adalah salah satu bahan makanan istimewa yang digemari orang. Cita rasanya sangat lezat dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Inilah yang menjadi salah satu alasan Ta Wan  Restaurant menyediakan menu bubur seafood dengan cita rasa terbaik di Jakarta. Kelezatannya senantiasa terjaga untuk memuaskan selera Anda sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi.
Memasak seafood sendiri di rumah sebenarnya juga tidak sulit. Namun, Anda tetap harus menguasai tips dan triknya dulu agar hasil olahan seafood jadi memuaskan. Alangkah lebih baik jika Anda mengenali 5 kesalahan mengolah seafood ini supaya hasil masakan Anda sesuai dengan harapan :

Menggunakan Banyak Bumbu
Aneka jenis seafood seperti ikan, udang, cumi-cumi, dan kerang sudah memiliki cita rasa gurih yang alami. Sehingga menambahkan terlalu banyak bumbu hanya akan membuat rasa aslinya menjadi hilang. Setelah seafood dicuci bersih, Anda hanya perlu menggunakan bumbu-bumbu sederhana seperti garam, merica, dan sedikit rempah-rempah.
Beberapa jenis bumbu simpel yang bisa membuat rasa seafood jadi istimewa misalnya bawang putih, thyme, dan mentega. Sedikit bumbu sederhana justru akan memaksimalkan rasa gurih pada seafood kesukaan Anda.

Memasak Ikan pada Wajan yang Belum Panas
Sebaiknya Anda memanaskan wajan sesaat sebelum mengolah ikan. Temperatur panas pada wajan akan membuat ikan matang secara merata. Caranya sangat mudah, cukup memanaskan wajan dengan api sedang selama 3 hingga 5 menit. Selanjutnya, wajan pun siap digunakan untuk mengolah ikan. Maka ikan yang matang sempurna akan memiliki tekstur lembut yang pas.

Menggoreng Seafood Dalam Keadaan Basah
Menggoreng seafood dalam keadaan basah tak hanya menimbulkan percikan minyak panas, tetapi juga membuat tekstur seafood jadi lembek setelah matang. Jadi, sebaiknya Anda meniriskan seafood dengan benar sebelum menggorengnya. Anda juga bisa menggunakan kertas tisu untuk menyerap sisa air pada ikan dan udang. Nanti Anda pasti merasa puas dengan olahan seafood goreng yang matang sempurna dan bertekstur renyah.

Memasak Seafood yang Baru Dikeluarkan dari Kulkas
Seafood yang baru dikeluarkan dari kulkas tentu masih dingin hingga ke bagian dalamnya. Jika langsung diolah, kondisi kematangan seafood jadi tidak merata. Bagian dalamnya yang dingin masih mentah sementara bagian luarnya akan lebih cepat matang. Oleh sebab itu, usahakan untuk membiarkan seafood berada pada temperatur ruangan selama minimal 30 menit.
Bila Anda menggunakan seafood dari freezer, maka Anda butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan temperatur yang sesuai. Sisihkan seafood beku pada temperatur ruangan selama minimal 2 jam sebelum dimasak.

Api yang Terlalu Besar atau Terlalu Kecil
Anda harus mengatur api dengan benar untuk mendapatkan tekstur dan rasa seafood yang sempurna. Api berukuran sedang sangat cocok untuk mengolah ikan dan kepiting. Sedangkan untuk olahan cumi-cumi dan udang, Anda bisa menggunakan api besar agar proses pematangannya berlangsung cepat. Karena cumi-cumi dan udang harus dimasak dengan api besar secara cepat supaya teksturnya tidak mengeras.
 
Ternyata hanya butuh sedikit keterampilan dan tambahan bumbu sederhana untuk menciptakan kreasi seafood yang rasanya sempurna. Jangan malas bereksperimen agar kemampuan memasak Anda semakin baik. Selamat berkreasi dengan seafood kesukaaan Anda!Seafood adalah salah satu bahan makanan istimewa yang digemari orang. Cita rasanya sangat lezat dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Inilah yang menjadi salah satu alasan Ta Wan  Restaurant menyediakan menu bubur seafood dengan cita rasa terbaik di Jakarta. Kelezatannya senantiasa terjaga untuk memuaskan selera Anda sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi.
Memasak seafood sendiri di rumah sebenarnya juga tidak sulit. Namun, Anda tetap harus menguasai tips dan triknya dulu agar hasil olahan seafood jadi memuaskan. Alangkah lebih baik jika Anda mengenali 5 kesalahan mengolah seafood ini supaya hasil masakan Anda sesuai dengan harapan :

Menggunakan Banyak Bumbu
Aneka jenis seafood seperti ikan, udang, cumi-cumi, dan kerang sudah memiliki cita rasa gurih yang alami. Sehingga menambahkan terlalu banyak bumbu hanya akan membuat rasa aslinya menjadi hilang. Setelah seafood dicuci bersih, Anda hanya perlu menggunakan bumbu-bumbu sederhana seperti garam, merica, dan sedikit rempah-rempah.
Beberapa jenis bumbu simpel yang bisa membuat rasa seafood jadi istimewa misalnya bawang putih, thyme, dan mentega. Sedikit bumbu sederhana justru akan memaksimalkan rasa gurih pada seafood kesukaan Anda.

Memasak Ikan pada Wajan yang Belum Panas
Sebaiknya Anda memanaskan wajan sesaat sebelum mengolah ikan. Temperatur panas pada wajan akan membuat ikan matang secara merata. Caranya sangat mudah, cukup memanaskan wajan dengan api sedang selama 3 hingga 5 menit. Selanjutnya, wajan pun siap digunakan untuk mengolah ikan. Maka ikan yang matang sempurna akan memiliki tekstur lembut yang pas.

Menggoreng Seafood Dalam Keadaan Basah
Menggoreng seafood dalam keadaan basah tak hanya menimbulkan percikan minyak panas, tetapi juga membuat tekstur seafood jadi lembek setelah matang. Jadi, sebaiknya Anda meniriskan seafood dengan benar sebelum menggorengnya. Anda juga bisa menggunakan kertas tisu untuk menyerap sisa air pada ikan dan udang. Nanti Anda pasti merasa puas dengan olahan seafood goreng yang matang sempurna dan bertekstur renyah.

Memasak Seafood yang Baru Dikeluarkan dari Kulkas
Seafood yang baru dikeluarkan dari kulkas tentu masih dingin hingga ke bagian dalamnya. Jika langsung diolah, kondisi kematangan seafood jadi tidak merata. Bagian dalamnya yang dingin masih mentah sementara bagian luarnya akan lebih cepat matang. Oleh sebab itu, usahakan untuk membiarkan seafood berada pada temperatur ruangan selama minimal 30 menit.
Bila Anda menggunakan seafood dari freezer, maka Anda butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan temperatur yang sesuai. Sisihkan seafood beku pada temperatur ruangan selama minimal 2 jam sebelum dimasak.

Api yang Terlalu Besar atau Terlalu Kecil
Anda harus mengatur api dengan benar untuk mendapatkan tekstur dan rasa seafood yang sempurna. Api berukuran sedang sangat cocok untuk mengolah ikan dan kepiting. Sedangkan untuk olahan cumi-cumi dan udang, Anda bisa menggunakan api besar agar proses pematangannya berlangsung cepat. Karena cumi-cumi dan udang harus dimasak dengan api besar secara cepat supaya teksturnya tidak mengeras.
 
Ternyata hanya butuh sedikit keterampilan dan tambahan bumbu sederhana untuk menciptakan kreasi seafood yang rasanya sempurna. Jangan malas bereksperimen agar kemampuan memasak Anda semakin baik. Selamat berkreasi dengan seafood kesukaaan Anda!